logo.png

 

 

 

 

 

 

Survei

Standar Pelayanan

E-Court

Direktori Putusan

Info Perkara

Laporan Kinerja

DISKUSI TERBATAS TENTANG PENGALAMAN AUSTRALIA DALAM RESTRUKTURISASI DAN ORGANISASI PERADILAN

Ditulis oleh Pengadilan on .

Jakarta - Humas. Ketua Kamar Pembinaan Prof. Takdir Rahmadi membuka diskusi tentang pengalaman Australia dalam restrukturisasi dan organisasi Peradilan yang bertempat diruang pertemuan lantai 12 Mahkamah Agung pada hari Selasa 18 Juni 2019. Kesempatan pertama diberikan kepada Panitera Mahkamah Agung.

Pada kesempatan pertama, Panitera Made Rawa Aryawan memaparkan struktur Mahkamah Agung secara singkat kepada peserta diskusi, beliau menjelaskan potret kinerja penanganan perkara Mahkamah Agung tahun 2018, alur penanganan perkara, dan usulan re-organisasi penganan perkara. Untuk kedepannya struktur organisasi pada kepaniteraan juga akan melakukan upaya pembaharuan dan perbaikan manajemen perkara, ungkap Panitera.

http://103.16.79.44/cms/media/6098

Sekretaris Mahkamah Agung Pudjoharsoyo mengatakan, kami juga sudah membuat kelompok kerja kaitan pembaharaun pada kesekretariatan. Beberapa rancangan dari restrukturisasi organisasi yang telah dirumuskan antara lain, efektifitas dan efisiensi struktur, fungsi penguatan, penyesuaian fungsi, dan penguatan koordinasi antar fungsi. Tugas pokok dan fungsi Sekretaris Mahkamah Agung yaitu melakukan koordinasi terhadap pelaksana tugas unit organisasi, melakukan pembinaan dan pelaksanaan dukungan teknis, organisasi, administrasi  dan juga melakukan pelaksanaan perencanaan semua lingkungan Peradilan, ungkap Pudjoharsoyo.

Ketua Federal Court Australia Hon James L Allsop memberikan pengalaman beliau ditahun 2018, Pengadilan Australia telah mengalami restrukturisasi organisasi besar-besaran, dimana pemerintah mengubah struktur Pengadilan dan menyatukan Family Court dan Federal Magistrate Court dibawah Federal Court,  ungkapnya. Kami banyak melakukan perubahan pada struktur sumber daya manusia, sistem teknologi informasi, dan manajemen keuangan sehingga kami pelan-pelan berkembang makin baik. Perlunya kerangka kerja nasional dalam sebuah perubahan, sehingga kami bisa menambah sumber daya manusia di Peradilan Australia.  Proses yang berjalan beberapa tahun terakhir adalah proses yang penting dalam perjalanan Peradilan Australia, yang bisa menjadi bahan diskusi penting bagi kelompok kerja restrukturisasi organisasi Mahkamah Agung, tutur James.

http://103.16.79.44/cms/media/6099

Kurang lebih diskusi ini berjalan selama tiga jam, dan menghasilkan beberapa kesimpulan dan point-point penting yang dapat digunakan untuk Mahkamah Agung. Dalam acara hari ini hadir pula Para Ketua Kamar, Hakim Agung, CEO Warwick Soden, Para Asisten dan kelompok kerja restrukturisasi organisasi. (lh/is/rs) (PTIP)

MAHKAMAH AGUNG MENERIMA AUDENSI PANITIA SELEKSI (PANSEL)CALON PIMPINAN KPK PERIODE 2019-2024

Ditulis oleh Pengadilan on .

MAHKAMAH AGUNG MENERIMA AUDENSI PANITIA SELEKSI (PANSEL)CALON PIMPINAN KPK PERIODE 2019-2024

JAKARTA - HUMAS: Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. M. Hatta Ali, S.H., M.H, didampingi oleh segenap Pimpinan dan Juru Bicara Mahkamah Agung menerima audensi dari Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KPK masa jabatan 2019-2024 yang terdiri dari Dr. Yenti Garnasih, S.H., M.H, Prof. Dr. Indriyanto Senoadji, S.H., M.H., Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo, Prof. Dr. Marcus Priyo Gunarto, S.H., M.Hum, Prof. Dr. Hamdi Muluk, Dr. Diani Sadia Wati, S.H., LL.M, Dr. Mualimin Abdi, S.H., M.H, Hendardi, dan Al Araf, S.H., M.T.Pada hari Senin tanggal 17 Juni 2019 di Ruang Kerja Ketua Mahkamah Agung Jalan Medan Merdeka Utara No. 9-12 Jakarta Pusat.

Pansel yang dipimpin oleh Dr. Yenti Garnasih, S.H., M.H,meminta masukan dari Ketua Mahkamah Agung terkait mekanisme proses untuk mendapatkan kriteria calonPimpinan KPK yang berintegritas dan memiliki komitmen tinggi dalam proses pemberantasan korupsi di Indonesia. Selain itu Pansel juga membuka kesempatan kepada para hakim untuk mengikuti seleksi calon Pimpinan KPK untuk masa jabatan 2019-2024 dan mengharapkan Ketua Mahkamah Agung agar mendorong para hakim yang terbaik di seluruh Indonesia untuk mengikuti seleksi tersebut.

Pada akhir pertemuan, baik Mahkamah Agung maupun Pansel Pimpinan KPK berharap agar proses seleksiyang dilakukan bisa menjaring paraCalon Pimpinan KPK terbaiksebagaimana yang diharapkan oleh Bangsa Indonesia untukmelanjutkan agenda reformasi di bidang pemberantasan korupsi.Seusai audensi Pimpinan Mahkamah Agung dan Pansel Pimpinan KPK berfoto bersama di depan Gedung Mahkamah Agung. (RS/Humas) (PTIP)

MAHKAMAH AGUNG SELENGGARAKAN FORUM SEKRETARIS

Ditulis oleh Pengadilan on .

Jakarta – Humas: Mahkamah Agung menyelenggarakan acara sillaturrahim Forum Sekretaris (Forses) pada Kamis, 13 Juni 2019 di Balairung Mahkamah Agung.  Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko), Sekretaris Jenderal (Sekjen), Sekretaris Utama (Sestama), Sekretaris Menteri Kementerian/Lembaga, Kepala Staf Umum TNI, Asisten Perencanaan (ASRENA) TNI AD, ASRENA TNI AL, ASRENA TNI AU dan ASRENA POLRI hadir pada acara ini.

Sekretaris Mahkamah Agung, A.S Pudjoharsoyo, selaku tuan rumah dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk lebih menguatkan koordinasi dan komunikasi antar pengambil kebijakan. “Meskipun acara ini tidak formal dan terkesan santai, namun menjadi media yang sangat baik untuk melaksanakan koordinasi dan komunikasi antar sekretaris dan juga memiliki nilai strategis dalam kerjasama antara kementerian/lembaga”. Terang Pudjoharsoyo.

Selain para Sekretaris, acara ini dihadiri pula oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Dr. Sunarto, SH., M.Hum., Ketua Kamar Pidana, Dr. Suhadi, SH., MH., Ketua Kamar Agama, Amran Suadi, SH., MH., MM, Ketua Kamar Tata Usaha Negara, Dr. Supandi, SH., M.Hum, Panitera Mahkamah Agung, Made Rawa Aryawan, SH., MH dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bidang Non Yudisial Mahkamah Agung, Dr. Sunarto mengatakan bahwa pertemuan ini memiliki setidaknya dua sisi penting. Pertama, dalam konteks hubungan dan sinergitas antar lembaga dan kedua, dalam konteks peranan sekretaris kementerian/lembaga terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian/lembaga. Sunarto menambahkan bahwa pertemuan yang dilaksanakan secara periodik ini mempunyai banyak manfaat. Diantaranya sebagai ajang komunikasi yang saling menguntungkan untuk memperlancar pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, sebagai ajang untuk membangun sinergitas dalam penyusunan dan pelaksanaan program serta kegiatan antar Kementrian Lembaga, dalam rangka mendukung terwujudnya visi misi pemerintah.

 

FORSES YANG UNIK

Forses adalah forum bagi para sekretaris Kementrian/Lembaga, organisasi ini unik karena terbentuk begitu saja, tanpa perencanaan dan tidak memiliki aturan sebagaimana organisasi lain. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Koordinator Polhukam, Let. Jend. TNI Agus Surya Bakti selaku Ketua Pengarah Forses ketika memberikan sambutan. Meski begitu, menurut Agus, walaupun terbentuk tanpa rencana, Forses menjadi  organisasi yang guyub dan memudahkan para sekretaris untuk berkomunikasi dan berkoordinasi. “Suasana guyub inilah yang membuat kita bersama-sama bisa melaksanakan koordinasi yang baik.” Terang Agus.

Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa karena organisasi ini terbentuk tanpa perencanaan, ketuanya pun terpilih tanpa surat perintah, tanpa open bidding,  “Maka semua anggota Forses yang hadir malam ini sepakat memilih Dwi Wahyu Atmaji, Sekretaris Kementrian PAN RB sebagai ketua forses”. Kata Agus yang disambut tepuk tangan para tamu yang hadir. Agus melanjutkan bahwa Dwi Wahyu Atmadji menggantikan ketua Forses sebelumnya yaitu Ukus Kuswara, Sekretaris Kementerian Pariwisata, yang telah meninggal Mei 2019 lalu. Pada kesempatan itu pula, Agus mengajak para hadirin untuk mendoakan Ukus agar diterima di sisi Allah dan ditempatkan di tempat terbaikNya. (azh/RS) (PTIP)