logo.png

 

 

 

 

 

 

Survei

Standar Pelayanan

E-Court

Direktori Putusan

Info Perkara

Laporan Kinerja

Ketua Mahkamah Agung Melepas Belasan Hakim Yang Telah Berkontribusi Bagi Dunia Peradilan

Ditulis oleh Pengadilan on .

 

KETUA MAHKAMAH AGUNG MELEPAS BELASAN HAKIM YANG TELAH BERKONTRIBUSI BAGI DUNIA PERADILAN

Jakarta-Humas: Selasa, 13 Agustus 2024, menjadi hari yang penuh haru bagi keluarga besar Mahkamah Agung. Pasalnya, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia melepas belasan hakim agung dan hakim ad-hoc yang telah puluhan tahun berbakti bagi tegaknya keadilan di Indonesia. Beberapa di antara wisudawan adalah mereka yang pernah menjadi pimpinan Mahkamah Agung.

Acara wisuda purnabakti yang digelar dengan suasana penuh khidmat di ruang Kusumah Atmadja itu, dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan, penghargaan dan apresiasi bagi jasa-jasa para hakim yang telah bekerja dalam mendukung tegaknya hukum dan keadilan di Indonesia.

Hadir pada kegiatan ini para Pimpinan Mahkamah Agung, seluruh Hakim Agung dan Hakim Adhoc, para pejabat Eselon 1-4, serta seluruh pegawai Mahkamah Agung. Para insan peradilan dari seluruh Indoensia turut hadir menyaksikan acara tersebut melalui live streaming di kanal Youtube Mahkamah Agung.

Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pribadi-pribadi istimewa yang telah bertahun-tahun memberikan darma bakti terbaiknya untuk dunia peradilan.

Terima kasih yang setinggi-tingginya serta apresiasi yang sebesar-besarnya, kepada sosok-sosok senior dan istimewa, yang telah menabur bakti, baik kepada Mahkamah Agung dan lembaga peradilan Indonesia, serta kepada kita semua, sehingga kita dapat tegak berdiri di tempat kita masing-masing pada hari ini,” ujar Ketua Mahkamah Agung.

Baginya, hakim agung merupakan sosok istimewa. Karena istimewanya, ia menggambarkan hakim agung sebagai begawan, sosok yang menduduki lapisan tangga tertinggi dalam penegakan hukum. Selain itu, hakim agung merupakan sosok yang telah melalui perjalanan panjang, bertungkus lumus menghadapi tantangan di dunia hukum. Mereka telah mengarungi samudra pengetahuan hukum, memahami berbagai aspek dari teori hingga praktik, dan menyelami kedalaman prinsip-prinsip keadilan.

Seorang hakim agung merupakan penjaga utama, dari nilai-nilai fundamental yang mendasari sistem hukum. Keputusan-keputusannya tidak hanya mencerminkan pengetahuan yang luas, tetapi juga kebijaksanaan yang lahir dari pengalaman, dan pemahaman mendalam tentang manusia, hukum dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Ia hakim agung bukan hanya sekadar jabatan, tetapi juga panggilan jiwa, untuk melayani kebenaran dan keadilan, berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Toga kuning yang melekat di raga mereka, sejatinya melambangkan bahwa mereka berada di puncak menara gading keadilan, sebagai personifikasi dari kearifan dan kebijaksanaan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Mahkamah Agung juga mengingatkan bahwa meskipun masa tugas sebagai hakim telah berakhir, pengabdian kepada keluarga, masyarakat, dan negara tidak akan pernah usai.

“Kami berharap agar para hakim yang telah memasuki masa purnabakti tetap berkontribusi dalam memberikan pemikiran dan menjaga tali silaturahmi dengan rekan-rekan di Mahkamah Agung,” ucap hakim asal Baturaja tersebut.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/12803

Berikut adalah nama-nama hakim agung dan hakim ad-Hoc yang dilepas oleh Ketua Mahkamah Agung:

  1. Dr. H. Andi Samsan Nganro, S.H., M.H., Wakil Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Bidang Yudisial, periode 2021-2022;
  2. Prof. Dr. H. Takdir Rahmadi, S.H., L.L.M., Ketua Muda Pembinaan Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2014-2024;
  3. Prof. Dr. H. Supandi, S.H., M.Hum., Ketua Muda Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2016-2022;
  4. Prof. Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M., Ketua Muda Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2017-2024;
  5. Dr. H. Zahrul Rabain, S.H., M.H., Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2021-2022;
  6. Dr. H. Suhadi, S.H., M.H., Ketua Muda Pidana Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2018-2023;
  7. Dr. Andi Abu Ayyub Saleh, S.H., M.H., M.H., Hakim Agung periode 2008-2022;
  8. Sri Murwahyuni, S.H., M.H., Hakim Agung periode 2010-2022;
  9. Dr. H. Eddy Army, S.H., M.H., Hakim Agung periode 2013-2023;
  10. H. Is Sudaryono, S.H., M.H., Hakim Agung periode 2014-2024;
  11. Dr. Yakup Ginting, S.H., CN., M.Kn., Hakim Agung periode 2013-2024;
  12. Dr. Horadin Saragih, S.H., M.H., Hakim Adhoc PHI pada Mahkamah Agung peroiode 2017-2022;
  13. Dwi Tjahyo Soewarsono, S.H., M.H., Hakim Adhoc PHI pada Mahkamah Agung periode 2017-2022;
  14. Dr. Fauzan, S.H., M.H., Hakim Adhoc PHI pada Mahkamah Agung periode 2017-2022;

Selain itu, pada kesempatan yang sama, Ketua Mahkamah Agung juga memberikan penghargaan kepada para hakim agung dan hakim ad-hoc yang telah wafat saat bertugas. Mereka di antaranya yaitu: almarhum Prof. Dr. H. Rifyal Ka’bah M.A, almarhum Dr. H. Dwi Sugiarto, S.H., M.H., almarhum Arief Soedjito, S.H, dan almarhum H. Jono Sihono, S.H.

Di akhir acara para wisudawan berphoto bersama dengan seluruh hakim agung dan hakim ad-hoc, serta diajak berkeliling kantor Mahkamah Agung, gedung yang selama puluhan tahun mereka berbakti dan bekerja di dalamnya demi tegaknya keadilan di Indonesia.  (azh/RS/photo: Sno, Adr, Alf, Yrz)

Konsolidasi Tingkat banding Untuk Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara Tahun 2026 Resmi Dibuka

Ditulis oleh Pengadilan on .

 

KONSOLIDASI TINGKAT BANDING UNTUK RENCANA KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA TAHUN 2026 RESMI DIBUKA

Malang-Humas: Acara konsolidasi tingkat banding untuk pengusulan rencana kebutuhan barang milik negara tahun 2026 melalui aplikasi e-Sadewa resmi dibuka oleh Kepala Biro Perlengkapan Mahkamah Agung RI Sahwan, S.H., M.H. di Batu, Malang pada Senin, 5 Agustus 2024. 

Dalam sambutannya, Sahwan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan untuk berkumpul di Jawa Timur, khususnya di Batu Malang, yang dikenal dengan udaranya yang dingin dan suasananya yang tenteram dalam acara konsolidasi tersebut. 

“Kami sangat senang dan bangga bisa berkumpul di acara konsolidasi tingkat banding ini, yang merupakan momen penting untuk pengembangan pengadilan di wilayah Jawa, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana,” ucapnya.

Acara ini bertujuan untuk menyusun Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) sebagai dasar pengusulan bagi Mahkamah Agung dalam penyediaan anggaran. 
Dalam prosesnya, tingkat banding akan melakukan konsolidasi data usulan dengan membandingkan aset eksisting dan data dukung yang diusulkan, menggunakan aplikasi e-Sadewa untuk efisiensi dan transparansi.

“Melalui konsolidasi ini, mari kita saling berbagi informasi, masukan, dan pemikiran guna mencapai hasil terbaik untuk kepentingan bersama. Mari kita jalin kerja sama yang baik dan bersinergi dalam menyusun rencana kebutuhan barang milik negara pengadilan se-wilayah Jawa,” tambahnya.

Sahwan menegaskan bahwa kehadiran setiap individu di acara ini dianggap sangat penting, karena kontribusi mereka akan membantu memajukan sistem peradilan dan pelayanan publik di wilayah Jawa. 
Acara yang berlangsung selama Lima hari ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal. Ia juga berharap para peserta dapat mengikuti acara dengan semangat, aktif, dan kerja sama yang baik.


Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat dari Pengadilan Tingkat Banding, Pengadilan Agama, dan Pengadilan Negeri, serta perwakilan dari Mahkamah Agung.

Ketua Mahkamah Agung Lantik Ketua Muda Pembinaan dan Ketua Muda Agama

Ditulis oleh Pengadilan on .

 

KETUA MAHKAMAH AGUNG LANTIK KETUA MUDA PEMBINAAN DAN KETUA MUDA AGAMA

Jakarta-Humas: Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. mengambil sumpah jabatan dan melantik Syamsul Maárif, S.H., LL.M., Ph.D sebagai Ketua Muda Pembinaan Mahkamah Agung dan Dr. Yasardin, S.H., M.Hum., sebagai Ketua Muda Agama Mahkamah Agung pada Selasa, 6 Agustus 2024 di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta.

Pelantikan ini berdasarkan Petikan Keputusan Presiden Republik Indonesia no 77/P tahun 2024 tanggal 23 Juli 2024 tentang Pengangkatan Ketua Muda Mahkamah Agung.

Dalam sumpah yang dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung, kedua Hakim Agung tersebut berjanji akan menjalankan tugas sebagi Ketua Muda dengan sebaik-baiknya dan mematuhi semua peraturan perundang-undangan. Mereka juga bersumpah akan berbakti kepada nusa dan bangsa.

Hadir pada pelantikan ini Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial, para Ketua Kamar Mahkamah Agung, para pejabat eselon 1 dan 2, para pengurus Dharmayukti Karini, serta undangan lainnya.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/12795

PROFIL SYAMSUL MAARIF DAN YASARDIN

Syamsul Maarif adalah pria kelahiran Mojokerto, 26 September 1957. Ia merupakan mantan Ketua Komisi Persaingan Usaha yang dilantik menjadi Hakim Agung pada 12 Desember 2008. Hari ini ia dilantik menggantikan posisi Prof. Dr. Takdir Rahmadi, S.H., LL.M., Ketua Muda Pembinaan sebelumnya yang telah memasuki masa purnabakti pada 24 Juni 2024 lalu. Alumnus Mcgill University ini merupakan akademisi yang aktif mengajar di beberapa Universitas, di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya,  Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, dan lainnya. Bidang ilmu yang diajarkannya yaitu Hukum Ekonomi, Hukum Perdagangan Internasional, Hukum Persaingan Usaha, Perlindungan Konsumen, Kontrak Internasional, Penalaran dan Logika Hukum serta Hukum Ekonomi (Economic Analysis Of Law).

Selain itu, Syamsul Maarif juga aktif terlibat dalam Kelompok Kerja Kemudahan Berusaha Mahkamah Agung dan ia merupakan Wakil Koordinator Tim Pembaharuan Mahkamah Agung.

Adapun Yasardin adalah pria kelahiran Kaur, 10 November 1959. Ia merupakan Hakim Agung Kamar Agama yang dilantik menjadi hakim agung pada 7 November 2017. Ia menggantikan Prof. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M. Ketua Muda Agama sebelumnya yang telah memasuki masa purnabakti pada 2 Mei 2024. Alumnus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini, selain memeriksa berkas perkara, kesehariannya juga diisi dengan menjadi pengajar pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Mahkamah Agung RI, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Universitas Jayabaya, dan Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Pada 15 November 2022 lalu, Yasardin terpilih menjadi Ketua Umum Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) untuk masa bakti 2022 – 2025.

Beberapa jabatan yang pernah diembannya adalah Panitera Pengganti pada Pengadilan Agama Klungkung Bali, Wakil Ketua Pengadilan Agama Curup Bengkulu, Ketua Pengadilan Agama Depok Jawa Barat, Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten, dan yang beberapa jabatan lainnya. (azh/RS/photo: Sno, Alf, Adr)

Destry Damayanti Kembali Ucapkan Sumpah Dihadapan Ketua Mahkamah Agung

Ditulis oleh Pengadilan on .

DESTRY DAMAYANTI KEMBALI UCAPKAN SUMPAH DIHADAPAN KETUA MAHKAMAH AGUNG

Jakarta – Humas : Destry Damayanti Kembali mengucapkan sumpah dihadapan Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H, sebagai Deputi Gubenur Senior bank Indonesia, pada hari Rabu, 7 Agustus 2024, bertempat diruang Kusumaatmadja lantai 14 Gedung Mahkamah Agung Jakarta. Ini merupakan kali kedua Destry Damayanti mengucapkan sumpahnya, dimana sebelumnya pada tanggal 7 Agustus 2019.

Dihadapan Ketua Mahkamah Agung Destry Damayanti bersumpah “bahwa saya untuk menjadi Deputi Gubernur BI langsung atau tidak langsung dengan nama dan dalih apapun tidak memberikan atau menjanjikan untuk memberikan sesuatu kepada siapapun juga.

Saya bersumpah bahwa saya dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini tidak akan menerima langsung atau tidak langsung dari siapapun juga. sesuatu janji atau pemberian dalam bentuk apapun.

Saya bersumpah bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban Deputi Gubernur BI dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Dan saya bersumpah bahwa saya akan setia terhadap negara, konstitusi dan haluan negara".

Pengucapan sumpah jabatan ini berdasarkan Keputusan Presiden Joko Widodo Nomor, 74/P Tahun 2024 tanggal 10 Juli 2024

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Komisi Yudisial, Gubenur Bank Indonesia, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Menteri Keuangan, Ketua OJK, anggota Dewan Perwakilan rakyat, para Ketua Kamar pada Mahkamah Agung, Pejabat Eselon 1 Dilingkungan Mahkamah Agung, mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono serta para undangan lainnya. (Humas)

Kunjungan Kerja Reses Komisi III DRP ke Provinsi kepulawan Riau

Ditulis oleh Pengadilan on .

 

KUNJUNGAN KERJA RESES KOMISI III DPR RI KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU

 

Batam-Humas: Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan anggaran Komisi III DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024 dengan 3 (tiga) lingkungan peradilan sewilayah Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu, 31 Juli 2024 bertempat di Ballroom Marriot Hotel Harbour Bay Batam.

Rapat kerja yang dipimpin oleh Trimedya Panjaitan, S.H., M.H didampingi 7 (tujuh) anggota seperti Ichsan Soelistio, Dr. Supriansa, S.H., M.H, Dr. Hinca IP Pandjaitan XIII, S.H., M.H., ACCS, Dr. H. R. Achmad Dimyati Natakusumah, S.H., M.H, H. M. Nasir Djamil, M.Si, Mulfachri Harahap, S.H., M.H, dan H. Arteria Dahlan, S.T., S.H., M.H.

Pada kesempatan ini Komisi III DPR meminta penjelasan para pimpinan pengadilan terkait realisasi anggaran, program prioritas dan kinerjanya, penanganan perkara dan kendala yang dihadapi dalam proses eksekusi, serta pengawasan dan pembinaan terhadap hakim dan pegawai.

Rapat kerja dimulai pada pukul 13.30 WIB dan dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau, Dr. Erwin Mangatas Malau, S.H., M.H beserta jajarannya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Riau, Dr. Drs. H. Suhadak, S.H., M.H beserta jajarannya dan Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang, H. Al'an Basyier, S.H., M.H.

Pada sesi pertama paparan disampaikan oleh KPT Kepri Dr. Erwin Mangatas Malau, S.H., M.H yang menjelaskan perkara yang menonjol di PN Tanjungpinang yaitu narkotika dan kendala yang dihadapi oleh pengadilan seperti kosongnya jabatan KPN Natuna.

Selanjutnya paparan dari KPTA Kepri, Dr. Drs. H. Suhadak, S.H., M.H yang menyampaikan kekurangan dalam infrastruktur seperti gedung kantor Pengadilan Agama Dabo Singkep dan Pengadilan Agama Tarempa. Pada kesempatan yang sama KPTUN Tanjung Pinang, H. Al'an Basyier, S.H., M.H juga menyampaikan bangunan gedung yang belum sesuai dengan prototype dari Mahkamah Agung.

Acara rapat kerja diakhiri pada pukul 16.30 WIB dengan pertukaran plakat dan foto bersama. (Rs/Em/Rvs)